Friday, January 10, 2014

1/52


1.
Sejak akhir 2013, saya sering liat foto-foto cantik sunset Jakarta di feed Instagram orang-orang. Sebagai pencinta langit, tentu saya kepingin bisa liat sendiri, tapi sayangnya saya sering bernasib sial. Entah kelewatan, kealingan gedung, saya kelupaan, atau emang langitnya lagi kurang oke aja. 
Tapi 2 Januari kemarin, pas lagi otw pulang kerja, akhirnya saya kesampean liat sunset cantik. Sempet bete karena kejebak macet di flyover Kebayoran Lama, tapi tau-tau saya nyadar langit berubah warna ditelan senja. Merah, oranye, kuning, pink, biru, ungu, dan kelabu bersatu-padu. Cantik sekali. Dan karena saya lagi di atas flyover, maka semua keliatan jelas, 180 derajat. Puas banget.

2.
Lagi jatuh cinta sama buku "Sepeda Merah Yahwari #1" karya Kim Dong Hwa.
Ceritanya sebetulnya sederhana, tapi lembut dan penuh makna. Jarang saya nemu graphic novel yang charming kayak gini, membuat saya jadi pingin pindah ke desa, membeli sepeda, lalu hidup dengan hanya bercocok-tanam dan menulis surat.
Saking sukanya, sengaja saya hemat-hemat bacanya supaya gak lekas habis. Waktu sampai di halaman terakhir, saya sempet sedih gitu, haha aneh banget. Sekarang saya sedang berburu buku keduanya dan buku-buku Kim yang lain. Agak susah karena ternyata sold out dimana-mana.

3.
30 Desember lalu, salah satu perempuan terpenting dalam hidup saya ulang tahun yang ke-54.
Tidak ada perayaan besar, hanya tiup lilin dan potong kue bertiga saja. Tapi kuenya enak dan kami menyantapnya sambil asyik mengobrol. Kak Nur yang biasanya males difoto, sore itu tumben mau disuruh pose dan mau nyengir super lebar.
Selamat ulang tahun, Kak. Sehat selalu, bahagia selalu, sayang sama aku selalu.

4.
Seumur hidup jadi warga Jakarta, saya belum pernah ke lapangan Fatahilah. Jadi waktu weekend kemaren ke sana, ya lumayan norak.
Saya, Pan, dan Kak Nur ke Museum Bank Mandiri, Museum Wayang, Museum Bank Indonesia, lalu keliling Lapangan Fatahilah. Pingin ke Museum Seni Rupa dan Keramik juga, tapi apa daya kaki udah gempor. Jadi kami ngadem sambil makan siang di Cafe Batavia. Sebetulnya restonya agak tourist trap karena harganya mayan bikin melotot, tapi makanannya asli enak dan view-nya super strategis.
Meski Lapangan Fatahilah overcrowded dan feel-nya agak kurang premium, saya tetep pingin ke sini lagi kapan-kapan. Karena ada 1 kafe lain yang pingin saya cobain dan masih penasaran sama dalemnya Museum Seni Rupa dan Keramik.

5.
Saya gak minta apa-apa sama Tuhan tahun ini. Saya juga gak nge-list resolusi apapun. Justru saya yang janji sama Tuhan; gak bolong ke gereja dan baca Alkitab tiap hari. Minggu 1, berhasil.

No comments:

Post a Comment