

“Satu tahun yang lalu, Lioni Beatrik jatuh cinta dan dibuat patah hati oleh seorang pemuda. Dalam adukan berbagai macam perasaan; sedih, bingung, penasaran, dan rindu, Lioni membuat satu foto dan mengirimkannya kepada sang pemuda lewat surat elektronik. Fotonya sederhana: Rex, tokoh terkenal dari film Toys Story, “berpose” dengan selembarpost-it yang bertuliskan “I miss you” yang tertempel di dadanya.
Foto pertama itu ia kirimkan pada hari Rabu—yang setelah ditelusuri ulang, merupakan hari yang sama ketika Lioni menyatakan cintanya. Ternyata memotret Rex dan mengirimkan foto itu bisa menanggulangi rindu. Sekejap, Lioni tersembuhkan dari rasa sedih. Maka memotret dan mengirimkan satu foto Rex tiap Rabu menjadi hal yang rutin ia lakukan—sampai Rabu ke 52...”
Irma Chantily
(Kurator Pameran "52 Wednesdays")





Minggu lalu, tepat di Hari Valentine, teman kuliah saya, Lioni Beatrik, merayakan closing party untuk pameran foto patah hatinya. "52 Wednesdays" awalnya digelar di Commonroom, Bandung, dari tanggal 14 - 21 Januari 2012, lalu berlanjut ke Jakarta, tepatnya di Teaspoon, Kemang.
I am so proud of Lioni. Sejak jaman kuliah saya sudah jatuh kagum dengan semangat dan karya-karyanya. She's a free spirit dan setiap berada di sekitarnya saya selalu merasa tertular. Melalui "52 Wednesdays", Lioni membagi satu luka paling intim dalam hidupnya melalui sebuah karya yang charming. Dengan caranya sendiri Lioni mengajarkan saya untuk berani merasa, berani menggali dan 'bermain' dengan perasaan itu, lalu berani 'meneriakkannya' pada dunia. I love it. So cheers to that, 'Li!
Malam itu saya datang bersama Zaki dan Age, dan di sana ketemu Pepeng, Uri, Cita, Kucrit, Kutu, Kimpoy, Remy, Gama, dll. Walau datang terlambat, saya masih sempet liat stand up tragedy (mirip stand up comedy, tapi isinya cerita-cerita patah hati) dari Uri dan Lioni, story reading, acoustic performances (Pepeng main satu lagu), dan poetry reading dari Buncil dan Anya Rompas. Keren deh, Buncil dan Anya bacain puisi dari buku masing-masing; Buncil dari "Raiu" dan Anya dari "Kota Ini Kembang Api".
On the way home, saya ngomong ke Zaki kalo keseluruhan acara itu 'Bandung' banget dan dia setuju. Orang-orangnya, kumpul-kumpul kreatifnya, suasana laid back-nya, bahkan celetukan-celetukan random yang ketangkep di kuping, sungguh khas dan ngingetin saya akan semua hal yang saya kangenin dari Bandung. Ahaha, jadi pingin balik ^_^.
Credits:
*Dua paragraf pembuka ditulis oleh Irma Chantily (kurator pameran), dikopi dari sini.
**Foto: dokumentasi saya, Age, dan Lioni.

kunjungan ..
ReplyDeletesalam sukses selalu ..:)
Salam juga!
ReplyDelete