Wednesday, February 17, 2010

Buku yang bikin saya jatuh cinta sama kata-kata



Central Park, 28 Mei 1996


Di taman ini, saya adalah seekor burung. Terbang beribu-ribu mil dari sebuah negeri yang tak mengenal musim, bermigrasi mencari semi, tempat harum rumput bisa tercium, juga pohon-pohon, yang tak pernah kita tahu namanya, atau umurnya.


Aroma kayu, dingin batu, bau perdu dan jamur-jamur –adakah mereka bernama, atau berumur? Manusia menamai mereka, seperti orang tua memanggil anak-anaknya, meskipun tetumbuhan itu lebih tua. Rafflesia Arnoldi, memang tidak mekar di Central Park, melainkan di hutan tropis dataran tinggi Malaya, tetapi kita tahu laki-laki Inggris kemudian menjadi ayah bunga itu. Orang-orang berbicara tentang segala yang tumbuh, yang ditanam maupun liar, seolah mengenal mereka lebih daripada pokok-pokok itu sendiri mengenal dingin dan matahari, ataupun hangat bumi. Namun binatang tidak menghafal pohon-pohon karena namanya, seperti seekor induk atau sepasang tidak memanggil tetasannya atau susuannya dengan nama. Mereka mengenal tanpa bahasa.


Di taman ini hewan hanya bahagia, seperti saya, seorang turis di New York. Apakah keindahan perlu dinamai?


Pukul sepuluh pagi.


Meski hari masih muda, bayang-bayang telah menjadi lisut, sebab setiap tahun di akhir semi siang sudah semakin lama. Unggas kecil mencari matahari dari celah-celah daun, membiarkan garis-garis cahaya memanasi birahi hingga tanak seperti nasi. Beberapa, yang terdengar bernyayian, akan pacaran dan kawin di musim ini.


Seperti sepasang mungil yang berdada putih itu. Yang jantan bermantel coklat tua, yang betina coklat muda. Kita pun tidak tahu namanya. Kita cuma tahu, mereka bahagia. Adakah keindahan perlu dinamai?


Seorang gelandangan yang berbaring di bangku menggeliat dalam selimut yang berdebu. Kita tidak tahu siapa dia, apa warna kulitnya. Tapi kita tahu, dia menikmati tidur. Saya sedang berbahagia, begitu saya akan menjawab jika Ia bangun dan bertanya apa saja. Bahkan jika Ia bertanya dari dalam mimpi. Saya akan pacaran, seperti burung berbusung bersih di ranting tadi. Saya akan pelukan, ciuman, jalan-jalan, dan minum di Russian Tea Room beberapa blok ke barat daya. Mahal sedikit tidak apa-apa. Sebab hari ini cuma sekali.



That's my favorite part.
^_^

Chills up and down my spine, everytime.

Very well done, Miss Utami!



1 comment:

  1. hello... hapi blogging... have a nice day! just visiting here....

    ReplyDelete